Transportasi

OUR SERVICES

penyusunan Pola Rantai Pasok dan Logistik Industri Skala Nasional menggunakan pendekatan Supply Chain Management, pendekatan kebijakan legalitas , pendekatan sistem. Pada pendekatan Supply Chain Management mengacu kepada Manajemen logistik merupakan aliran barang secara baik, efektif dan efisien mulai dari pengiriman barang dari pemasok atau supplier ke toko, penyimpanan yang baik di dalam gudang, pendistribusiannya hingga barang tersebut sampai kepada konsumen untuk dikonsumsi, selain itu juga di dalam manajemen logistik memiliki jasa pelayanan serta informasi mengenai produk yang dimilikinya di dalam penjualan barang. The Council of Logistic Management (1998) mendefinisikan Manajemen Logistik merupakan bagian dari proses Supply Chain yang berfungsi untuk merencanakan, melaksanakan dan mengendalikan keefisienan dan keefektifan aliran dan penyimpanan barang, pelayanan dan informasi terkait dari titik permulaan (point of origin) hingga titik konsumsi (point of consumption) dalam tujuannya untuk memenuhi kebutuhan para pelanggan. Saluran logistik yang paling umum adalah kombinasi antara logistik sendiri dan logistik umum dengan jalur sebagai berikut :
 

 

image
logistik

PUSAT LOGISTIK KAYU SKALA BESAR

hilirisasi

HILIRISASI DAN SUPPLY CHAIN INDUSTRI

Rest Area

KAJIAN KELAYAKAN REST AREA (TEMPAT ISTIRAHAT)


Sistem logistik ini dikembangkan untuk menjaga keseimbangan supply dan demand bahan baku. Ketersediaan stock ini menjadi kunci keberlangsungan industri domestik sehingga dapat bersaing di pasar domestik dan eksport. Model sistem logistik ini memiliki konektifitas dari kegiatan hulu sampai hilir. Konektifitas ini terjaga dengan baik dengan membangun lembaga Logistic Center Controller (LCC) sehingga aktifitas supply bahan baku beserta demand Industri dapat berjalan dengan optimal. Berikut adalah manfaat dari sistem logistik bahan baku :

 

Menjaga ketersediaan Stock  untuk pasokan ke industridi pulau Jawa sebagai pusat industri terbesar di Indonesia.


Ketersediaan pasar (Demand) yang jelas bagi petani karena ada kontrak kerjasama antara LCC dengan kolektor. Kontrak kerjasama ini didalamnya terdapat target jumlah bahan baku yang harus dipasok oleh setiap supplier ke LCC. Menjaga stabilitas harga bahan baku kayu bulat dan rotan karena harga ditentukan oleh LCC melalui kebijakan harga yang menguntungkan bagi supplier dan konsumen. 


Sistem pengawasan ketersediaan Stock  menjadi akurat karena aktifitas logistik hanya dapat dilakukan melalui LCC.


Data stock di LCC dapat digunakan sebagai dasar pemerintah didalam pengambilan kebijakan export dan impor bahan baku .  


Menghilangkan praktek-praktek illegal  karena logistik barang harus melalui LCC dan proses logistik langsung ditangani Freight Forwarder LCC dari supplier sampai ke konsumen.

WHAT MAKES US SPECIAL

BEST GIVING

Menganalisis dan menyiapkan sokusi untuk pelaksanaan kegiatan secara end to end.

CREATIF SOLUTION

kami akan memberikan solusi bagi apapun jenis kegiatan Anda baik internal maupun eksternal dengan kreatif dan kualitas terbaik.

NEW CONSEPT

selalu berkembang menyediakan solusi maupun konsep-konsep baru dan berbeda sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

1+
Projects Completed
1+
Clients
1+
Employess
1+
Years of experience

OUR PROFESSIONAL TEAM

setijadi
SETIJADI, ST, MT, IPM

Logistic Specialist

oktri

Dr. OKTRI MOHAMMAD FIRDAUS, S.T., M.T., IPM.

Logistic Engineering

hendy

Dr. Hendy Suryana, S.T., M.T., IPM

Train Of Training